Tampilkan postingan dengan label ilmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Januari 2014

Polnya Ilmu Al-Qur`an dan Al-Hadits

Polnya Ilmu Al-Qur`an dan Al-Hadits
Keagungan dan kemuliaan Allah sebagai Sang Pencipta alam semesta tak terbandingi oleh apapun, karena pada hakekatnya semua yang selain Allah adalah makhluq, demikian pula dengan kalam Allah yang mengalahkan semua kalam, sebagaimana telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW :

وَفَضْلُ كَلاَمِ اللهِ عَلَى سَائِرِ الْكَلاَمِ كَفَضْلِ اللهِ عَلَى خَلْقِهِ  (رواه الترمذى في كتاب فضائل القرآن حسن غريب)
Artinya: Keutamaan kalam Allah (Al-Qur`an) mengalahkan semua kalam sebagaimana keutamaan Allah mengalahkan makhluqNya.
Sebaliknya jika seseorang menganggap ilmu dunia itu lebih utama dan lebih mulia daripada Al-Qur`an dan Al-Hadits maka itu adalah sebuah penghinaan kepada Allah!  Rasulullah SAW bersabda :
وَمَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فَرَأَى أَنَّ أَحَدًا أُعْطِيَ أَفْضَلَ مِمَّا أُعْطِيَ فَقَدْ عَظَّمَ ماَ صَغَّرَ اللهُ وَصَغَّرَ ماَ عَظَّمَ اللهُ (رواه الطبرانى
Artinya: Dan barangsiapa membaca Al-Qur`an lalu ia menganggap bahwa ada seseorang yang telah diberi sesuatu yang lebih utama daripada (Al-Qur`an) yang telah diberikan kepadanya maka sungguh ia telah mengagungkan sesuatu yang diremehkan oleh Allah dan ia telah meremehkan pada sesuatu yang telah diagungkan oleh Allah.
Oleh karena itulah Allah mengangkat derajat orang iman yang ‘alim, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur`an:
يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ آمَنُوْا مِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ أُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ *     سورة المجادلة ١١

Artinya: Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kalian, dan orang-orang yang diberi ilmu (dari kalangan kalian), beberapa derajat. Dan (ingatlah), Allah Maha Waspada tentang apa yang kalian lakukan.

Menyelamatkan anak-anak kita dari fitnah akhir zaman


Kalau kita mengamati prilaku anak-anak di sekitar saat ini sungguh memprihatinkan. Kejahatan yang mereka lakukan sudah benar-benar jauh diluar batas kewajaran. Artinya kejahatan dan kemaksiyatan yang biasanya dilakukan oleh orang dewasa, kini sudah banyak dilakukan oleh anak-anak bahkan anak-anak yang termasuk katagori dibawah umur. Apalagi dari tahun ke tahun keadaan zaman tidak semakin baik tetapi kemaksiyatan justru semakin marak, sebagaimana diriwayatkan dari Rasulullah SAW :

اصْبِرُوا ، فَإِنَّهُ لاَ يَأْتِى عَلَيْكُمْ زَمَانٌ إِلاَّ الَّذِى بَعْدَهُ شَرٌّ مِنْهُ ، حَتَّى تَلْقَوْا رَبَّكُمْ (رواه البخارى  فى كتاب الفتن)

Artinya : Bersabarlah, sesungguhnya tidak akan datang suatu zaman, kecuali zaman yang akan datang lebih buruk (keadaannya) daripada zaman sebelumnya, sampai kalian berjumpa pada Tuhan kalian.


Dengan kecanggihan tehnologi informasi, jika digunakan secara negatif, cepat atau lambat kerusakan itu juga akan mempengaruhi anak-anak kita. Maka tidak ada yang mampu menghentikan derasnya arus kemaksiyatan itu, dan tidak ada perisai yang bisa membentengi anak-anak kita dari hujaman tajamnya fitnah akhir zaman kecuali ilmu dan kefahaman. Maka generasi sekarang tidak boleh kalah walau selangkah dengan kegigihan iblis dan syetan didalam memperdaya anak cucu Adam termasuk anak-anak kita menuju jurang kehancuran.

Upaya dalam mencari ilmu dan kefahaman

Upaya dalam mencari ilmu dan kefahaman
Firman Allah SWT:
أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آَمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلاَ يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ اْلأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ (سورة الحديد:16)
Artinya: Adakah belum datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk khusyu’ (tunduk) hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka) dan janganlah mereka seperti orang-orang yang diberi Al-kitab sebelumnya (taurat, injil), kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan diantara mereka adalah orang-orang yang fasiq.

Kesempatan bagi para pemuda untuk mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya masih sangat luas. Banyak ulama’ shalihin yang mengajarkan Al-Qur`an dan Al-Hadits secara manqul musnad muttashil masih berada di tengah-tengah kita. Dan mereka siap untuk menyampaikan ilmu tersebut, hendaknya kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga para pemuda menjadi orang yang ‘alim dan faqih.

Para pemuda sebagai generasi penerus perlu bertanya kepada dirinya sendiri; seberapa banyakkah Al-Qur`an dan Al-Hadits yang sudah dikaji? Sebagai generus yang bertanggung jawab tentu akan berupaya untuk sungguh-sungguh mendapatkan ilmu yang sebanyak-banyaknya. Syukur-syukur bisa mengkhatamkan Al-Qur`an (bacaan, makna, keterangan) ditambah dengan qiro`ah sab’ahnya dan Hadits Kutubussittah. Khatam yang bukan sekedar khatam, namun benar-benar dapat memahami ilmu secara mendalam. Sehingga juga berhasil menjadi orang yang alim dan faqih sebagaimana para pendahulunya dan pada saatnya nanti bisa melanjutkan perjuangan agama Allah yang haq ini.

Seorang yang alim dalam  Al-Qur`an dan Al-Hadits memiliki kemampuan:
1-   Membaca  Al-Qur`an dan Al-Hadits dengan fasih dan benar
2-   Mengerti makna dan keterangan  Al-Qur`an dan Al-Hadits
3-   Memahami ayat-ayat  Al-Qur`an dan  Al-Hadits, sehingga dapat mengistinbathkan (mengeluarkan) hukum dan dapat menempatkan pada tempatnya serta memahami pengertian-pengertian lainnya sesuai dengan yang sebenarnya.
4-   Menghayati prinsip-prinsip kebenaran Al-Qur`an dan Al-Hadits secara teori dan praktek sehingga bisa mengamalkannya secara benar
Sedangkan seorang yang faqih adalah orang ‘alim yang mengamalkan ilmunya.

Jumat, 27 Desember 2013

MANFAAT AMAR MA’RUF NAHI MUNGKAR

Dengan kita melaksanakan amar ma’ruf nahi mungkar akan mendapat beberapa manfaat dan pahala, diantaranya:
1. Menjadi orang-orang yang beruntung dan mendapat rahmat dari Allah.
وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُوْنَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ (سورة أل عمران 104)
Dan hendaklah ada diantara kalian segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan (Islam), memerintah kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. Merekalah orang-orang yang beruntung.
2. Terhapusnya beberapa dosa.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
فِتْنَةُ الرَّجُلِ فِي أَهْلِهِ وَمَالِهِ وَجَارِهِ، تُكَفِّرُهَا الصَّلاَةُ، وَالصَّدَقَةُ، وَالأَمْرُ بِالْمَعْرُوفِ، وَالنَّهْيُ عَنِ الْمـُنْكَرِ ... الحديث (رواه البخاري في كتاب المناقب عن حذيفة)
Fitnahnya seorang laki-laki di dalam istrinya, hartanya, anaknya dan tetangganya. Menghapus kepadanya adalah  shalat, shodaqoh, amar ma’ruf dan nahi  mungkar.
3. Mendapat pahala sebagaimana pahala orang yang mengikuti ajakannya.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ اْلأَجْرِ مِثْلُ أُجُوْرِ مَنْ تَبِعَهُ لاَ يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُوْرِهِمْ شَيْئًا، وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلاَلَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنَ اْلإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لاَ يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا (رواه أبو داود في كتاب السنة عن أبى هريرة، صحيح)
Barang siapa yang mengajak (manusia) pada hidayah maka baginya pahala sebanyak pahala orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun, dan barang siapa yang mengajak (manusia) pada kesesatan maka dia mendapatkan dosa sebanyak dosa orang-orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun.
4. Mendapat pahala yang nilainya lebih besar daripada mendapatkan unta merah (kendaraan yang paling mahal pada zaman Rasulullah SAW).
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW pada Ali bin Abi Thalib:
... فَوَاللهِ لأَنْ يَهْدِيَ اللهُ بِكَ رَجُلاً خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُوْنَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ (رواه البخاري في كتاب الجهاد والسير عن سهل بن سعد)

Demi Allah niscaya bahwasanya Allah memberi hidayah sebab engkau (Ali bin Abi Thalib) pada seorang laki-laki, itu lebih baik bagimu daripada kamu mendapatkan merahnya ternak (unta merah).

Senin, 08 April 2013

HILANGNYA ILMU AGAMA

Akibat Kurangnya/Hilangnya Ilmu Ketika umat manusia disibukkan oleh segala macam persoalan duniawi dan ia pun berani menomorduakan masalah akhirat, maka muncullah sebuah generasi yang begitu mahir dan membanggakan ilmu dunianya namun ia bodoh terhadap ilmu agama. Ketahuilah bahwa terhadap generasi semacam ini lah, Allah akan menjatuhkan murkaNya! Rasulallah SAW bersabda : إِنَّ اللهَ تَعاَلىَ يُبْغِضُ كُلَّ عاَلِمٍ باِلدُّنْياَ جاَهِلٍ باِْلآخِرَةِ (رواه الحاكم في تاريخه والديلمى صحيح) Artinya: Sesungguhnya Allah yang maha luhur murka pada tiap-tiap orang yang pandai ilmu dunia yang bodoh dalam ilmu akhirat.

Jumat, 22 Maret 2013

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMA BUDI UTOMO 2013 / 2014

Memperhatikan visi SMA Budi Utomo yakni ; Mewujudkan sekolah unggul menghasilkan SDM yang bertaqwa, berbudi pekerti luhur, berprestasi, berdaya saing, berbudaya dan berwawasan lingkungan, serta usulan dari sebagian orang tua siswa, agar para putra-putrinya dapat menjadi Generasi muda profesional religius yang memiliki ketaqwaan yang tinggi /menjadi mubaligh – mubalighoh ( Spiritual Quotient ), memiliki daya juang , akhlakul karimah, tobiat luhur, mampu bekerja sama ( Emotional Quotient ), menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, ( Inteligence Quotient ) , berkepribadian sukses ( Personal Quotient )  maka SMA Budi Utomo, Tahun Pelajaran 2013/3014 kembali MENERIMA PESERTA DIDIK BARU, meliputi:


  • KELAS UMUM :
    • Pendaftaran dilayani 1 - 7 Juli 2013, ditutup 7 Juli 2013 jam 12.00, 
    • Pengumuman  7 Juli 2013,  jam 14.00
    • Daftar Ulang,   7 - 8 Juli 2013 s/d jam 17.00

  • KELAS KHUSUS.
    • Pendaftaran dilayani 1 - 5 Juli 2013,
    • Pengumuman 7 Juli 2013,   jam 12.00, bagi yang belum lolos seleksi, bisa langsung diterima di kelas umum.
    • Daftar Ulang,  7 - 8 Juli 2013 s/d jam 17.00
Secara garis besar, ketentuan Program Kelas X Kelas Umum sebagai berikut :

halaman2


Untuk kelancaran pendaftaran Bapak Ibu, MULAI HARI INI bisa membayar biaya sekolah sesuai dengan jumlah di atas melalui:
Rekening Sekolah 3654.01.002244.53.3 BRI Unit Perak a.n. Anton Abd. Rahman,S.Pd. 
Berkas pendaftaran bisa MULAI HARI INI dikirim ke sekolah atau  melalui email ppdb2013smabu@gmail.com

Keterangan lebih lengkap tentang Kelas khusus bisa menghubungi Bapak Totok Musafir, S.Pd dengan nomor HP 081 939 860 212 atau Bambang Wahyudi, No HP 081 330 330 354

Catatan Penting :

  • SEMUA SISWA / PESERTA DIDIK BARU MULAI MASUK SEKOLAH HARI SELASA 9 JULI 2013, KEGIATAN PEMBINAAN / PENDALAMAN MATERI AGAMA, 
  • MASA ORIENTASI SEKOLAH, 15 - 17 JULI 2013.

Minggu, 03 Maret 2013

MAAF...SANTRI BARU SUDAH PENUH

MOHON MAAF...MAAF SANTRI BARU SUDAH PENUH.....
Kata itulah yang disampiakan para petugas pendaftar santri baru Pondok Pesantren Gadingmangu, hanya dalam hitugan jam kuota santri baru telah terpenuhi. Hari Sabtu, 2 Maret 2013, jam 8.00 penerimaan santri baru , dibuka dan hari itu juga ditutup karena sudah penuh, semua pimpinan dan segenap pengurus hanya bisa minta maaf karena kamar yang tersedia suda penuh. WALAUPUN PONDOK SUDAH PENUH, NAMUN PARA SANTRI BISA BERTEMPAT DI SEKITAR PONDOK YANG MEMILIKI STIKER TERIMA KOST PUTRA ATAU TERIMA KOST PUTRI. KEGIATAN MENGIKUTI KURIKULUM PONDOK, HANYA TEMPAT TINGGALNYA DI LUAR PONDOK. BANYAK TEMPAT DISEDIAKAN OLEH TIM KOST.
Animo masyarakat untuk menjadikan putra - putrinya sebagai mubalighin sangat luar biasa, apalagi sekaligus bisa bersekolah di SMA Budi Utomo yang telah bertatus TERAKREDITASI A.

Rabu, 27 Februari 2013

ORANG TUA ADALAH PEMBENTUK KARAKTER ANAK


Orang Tua adalah Pembentuk Karakter Anak
Karakter suatu bangsa merupakan aspek penting yang mempengaruhi pada perkembangan sosial-ekonomi. Kualitas karakter yang tinggi dari masyarakat tentunya akan menumbuhkan keinginan yang kuat untuk meningkatkan kualitas bangsa. Pengembangan karakter yang terbaik adalah jika dimulai sejak usia dini.

Jumat, 22 Februari 2013

DIKLAT DAKWAH KERJA SAMA MUI, KANKEMENAG

Foto bersama setelah acara pembukaan 
Suasana begitu hidup, penuh semangat dalam balutan nuansa religius, ketika mengikuti Bapak Drs.KH. Cholil Dahlan, menyampaikan materi "Etika dakwah yang menyentuh hati", yang beliau sampaikan dihadapan 800 an santri peserta diklat dengan gaya khas penuh humor, dengan juke yang segar hangat.
Acara dibuka oleh Bapak Drs.KH. Cholil Dahlan, selaku ketua MUI Kabupaten Jombang, dengan harapan acara ini dapat memberi inspirasi dan bekal para santri dalam menjalankan dakwahnya dengan santun dan sesuai budaya bangsa Indonesia. Menurut ketua Panitia penyelenggara Diklat Dakwah yang terlaksana atas kerja sama Yayasan Pendidikan Budi Utomo, dengan MUI, Kankemenag, DPD LDII Kabupaten Jombang, dibuka jam 08.00 dilaksanakan 2 hari mulai hari Senin, 11 Maret 2013.
Acara pembukaan ditutup dengan do'a barokah yang disampaikan oleh Bapak KH. Masduqi Abdurrahman, selaku Ketua Dewan Pembina MUI Kabupaten Jombang dan sekaligus Pinpinan Pondok Pesantren Tahfidul Qur'an. sebelum berdo'a beliau menyampaikan mudahan - mudahan tahun depan pesertanya lebih banyak lagi...Amin.

Senin, 18 Februari 2013

Mutiara Rumah Tangga(Nasehat Perkawinan)


7 Mutiara Menuju Kebahagiaan Rumah Tangga(Nasehat Perkawinan)
oleh Catatan Catatan Islami pada 12 Juli 2010 pukul 17:20 ·

ومن أياته أن خلق لكم من أنفسكم أزواجا لت
سكونوا إليها وجعل بينكم مودة ورحمة إن في ذالك لأيات لقوم يتفكرون ( الروم / 21
Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. [QS. Ar-Rum ayat 21]

Senin, 04 Februari 2013

NGAJI SAK JAGAD 5 FEBRUARI 2013

Pelaksanaan Ngaji Sak Jagad dilaksanakan 5 Februari 21013
Dimanapun anda berada, kewajiban untuk menunut ilmu ( mengaji ) tetap harus dilaksanakan, anda bisa meniguti secara online melalui program Ngaji Sak Jagad , melalui internet dengan alamat :http://www.ngajinesakjagad.com/

NGAJI SAK JAGAD

Kewajiban Menuntut Ilmu Hadits dan Ayat tentang Kewajiban Menuntut Ilmu- Orang yang mempunyai ilmu mendapat kehormatan di sisi Allah dan Rasul-Nya. Banyak ayat Al-Qur’an yang mengarah agar umatnya mau menuntut ilmu, seperti yang terdapat dalam Qs Al Mujadalah ayat 11: يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرُُ Artinya : Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.s. al-Mujadalah : 11) "Hadits dan Ayat tentang Kewajiban Menuntut Ilmu" Dari Abdullah bin Mas’ud r.a. Nabi Muhamad pernah bersabda :”Janganlah ingin seperti orang lain, kecuali seperti dua orang ini. Pertama orang yang diberi Allah kekayaan berlimpah dan ia membelanjakannya secara benar, kedua orang yang diberi Allah al-Hikmah dan ia berprilaku sesuai dengannya dan mengajarkannya kepada orang lain (HR Bukhari) Hadits di atas mengandung pokok materi yaitu seorang muslim harus merasa iri dalam beberapa hal. Memang iri atau perbuatan hasud adalah perbuatan yang dilarang dalam ajaran Islam, tetapi ada dua hasud yang harus ada pada diri seorang muslim, yaitu pertama menginginkan banyak harta dan harta itu dibelanjakan di jalan Allah seperti dengan berinfaq, shadaqah dan lainnya. Harta ini tidak digunakan untuk berbuat dosa dan maksiat kepada Allah, kedua menginginkan ilmu seperti yang dimiliki orang lain, kemudian ilmu itu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, juga diajarkan kepada orang lain dengan ikhlash. Hukum mencari ilmu itu wajib, dengan rincian, pertama hukumnya menjadifardhu ‘ain untuk mempelajari ilmu agama seperti aqidah, fiqih, akhlak serta Al-Qur’an. Ilmu-ilmu ini bersipat praktis, artinya setiap muslim wajib memahami dan mempraktekkan dalam pengabdiannya kepada Allah. Fardu ‘ain artinya setiap orang muslim wajib mempelajarinya, tidak boleh tidak. Dan kedua hukumnya menjadi fardu kifayah untuk mempelajari ilmu pengetahuan umum seperti : ilmu sosial, kedokteran, ekonomi serta teknologi.Fardu Kifayah artinya tidak semua orang dituntut untuk memahami serta mempraktekkan ilmu-ilmu tersebut, boleh hanya sebagian orang saja. Kewajiban menuntut ilmu ini ditegaskan dalam hadits nabi, yaitu : رواه إبن عبد البر)) طَلَبُ اْلعِلْمَ فَرِيْضِةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَ مُسْلِمَةٍ Artinya : Mencari ilmu itu hukumnya wajib bagi muslimin dan muslimat”(HR. Ibnu Abdil Bari) Secara jelas dan tegas hadits di atas menyebutkan bahwa menuntut ilmu itu diwajibkan bukan saja kepada laki-laki, juga kepada perempuan. Tidak ada perbedaan bagi laki-laki ataupun perempuan dalam mencari ilmu, semuanya wajib. Hanya saja bahwa dalam mencari ilmu itu harus tetap sesuai dengan ketentuan Islam. Kewajiban menuntut ilmu waktunya tidak ditentukan sebagimana dalam shalat, tetapi setiap ada kesempatan untuk menuntutnya, maka kita harus menuntut ilmu. Menuntut ilmu tidak saja dapat dilaksanakan di lembaga-lembaga formal, tetapi juga dapat dilakukan lembaga non formal. Bahkan, pengalaman kehidupanpun merupakan guru bagi kita semua, di mana kita bisa mengambil pelajaran dari setiap kejadian yang terjadi di sekeliling kita. Begitu juga masalah tempat, kita dianjurkan untuk menuntut ilmu dimana saja, baik di tempat yang dekat maupun di tempat yang jauh, asalkan ilmu tersebut bermanfaat bagi kita. Nabi pernah memerintahkan kepada umatnya untuk menuntut ilmu walaupun sampai di tempat yang jauh seperti negeri China. Dimanapun anda berada, kewajiban untuk menunut ilmu ( mengaji ) tetap harus dilaksanakan, anda bisa meniguti secara online melalui program Ngaji Sak Jagad , melalui internet dengan alamat :http://www.ngajinesakjagad.com/

Senin, 28 Januari 2013

TIPS MENCARI ILMU HIKMAH

Mencari ilmu itu adalah wajib bagi orang islam, seperti sabda nabi : “Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim…” (H.R Ibnu Majah) Mengacu pada hadits di atas, menunjukan bahwa masing – masing orang yang islam di wajibkan untuk menuntut ilmu, karena dengan ilmulah kita bisa menjalankan perintah allah, dan menjauhi laranganNYA, juga mengetahui mana yang haq dan mana yang bathil, serta yang tidak kalah pentingnya juga yaitu, dengan adanya ilmu kita bisa menjalani hidup ini. Mencari ilmu merupakan amalan yang sangat mulia dan terpuji dalam islam. Oleh karena itu ada beberapa cara atau adab dalam menuntut ilmu. Berikut ini adab dalam mencari ilmu : 1. Ikhlas Niat kita dalam mencari ilmu harus ikhlas dan tawakal kepada allah, supaya allah ridho dan memberikan kebarokahan kepada kita dalam mencari ilmu. Seperti sabda nabi : “ sesungguhnya segala pengamalan itu tergantung niatnya” (H.R bukhori) 2. Mengutamakan ilmu yang wajib, baru ilmu yang lainnya Rasulullah bersabda : “Ilmu yang wajib dicari itu ada 3, selain 3 itu adalah lebihan, yaitu al-quran, al-hadits, dan ilmu faroidl yang adil” (H.R Abu Dawud) Setelah kita mempelajari ilmu yang wajib barulah kita mempelajari ilmu – ilmu yang lain sabagai tambahan. 3. Meninggalkan ilmu yang tidak bermanfaat Tidak semua ilmu boleh dipelajari, karena ada ilmu – ilmu yang tidak bermanfaat bahkan menjerumuskan orang yang mempelajarinya kepada keburukan. Salah satunya adalah sihir, karena sihir itu bisa menjadi jalan kekufuran, oleh sebab itu orang islam dilarang mempelajari sihir. Allah berfirman dalam al-quran yang maknanya : “ Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaiton – syaiton pada masa kerajaan Sulaiman, padahal sulaiman tidak kafir (mengerjakan sihir), hanya syaiton – syaitonlah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan sesuatu yang telah diturunkan kepada dua malaikat di negri Babil yaitu Harut dan Marut (Q.S Al – baqarah :102) 4. Menghormati ulama’ dan guru Rasulullah bersabda, “ barang siapa yang menyakiti pada waliku(ulama’), maka aku telah mengumandangkan perang padanya” ( H.R bukhori) Sebuah pameo mengatakan, “ kita tidak akan bisa menguasai suatu ilmu, kalau kita tidak senang denganilmu itu sendiri,kita tidak bisa senang dengan suatu ilmu kalau kita benci pada penyampainya”. 5. Jangan malu dalam menuntut ilmu Sifat malu dan gengsi bisa menjadi penghalang dalam menuntut ilmu. Oleh karena itu para ulama’ menasehati supaya kedua sifat itu ditanggalkan saja,sehingga kita bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat. 6. Memanfaatkan waktu dengan baik Para pencari ilmu itu hendaknya selalu memanfaatkan waktunya,sehingga tidak menyia – nyiakan kesempatan belajar. Ulama’ besar seperti imam bukhori, bisa di jadikan sebagai tauladan dalam hal ini. Diriwayatkan bahwa belliau menyalakan lentera sampai 20 kali dalam semalam, guna menyalin hadits yang telah beliau peroleh, menunjukan bahwa beliau amat sangat menghargai waktu, sampai – sampai waktu malam pun tidak beliau lewatkan , kecuali untuk menimba ilmu. 7. Bermujahadah dalam mencari ilmu Para ulama’ terdahulu kita, tidaklah bersantai – santai dalam mencari ilmu, sehingga saat ini kita bisa merasakan hasil jerih payah mereka. 8. Menjaga ilmu dengan menghindari maksiat Ilmu itu adalah cahaya allah, dan tidak akan pernah bersatu dengan hatinya orang yang suka melakukanmaksiat 9. Mengamalkan ilmu yang telah diketahui Ilmu itu dicari untuk di amalkan , maka dari itu para pencari ilmu supaya bergegas mengamalkan ilmu yang telah didapatkan. Seperti pameo : “Punya ilmu tapi tidak diamalkan, maka bagaikan pohon yang tidak berbuah” Untuk mendapatkan ilmu hikmah, hal - hal yang harus dilakukan adalah : 1. Memuliakan , mengagungkan guru, yang telah memberikan ilmu kepada kita, walaupun itu guru yang mengajari kita baca tuls. 2. Memuliakan majlis taklim. 3. Menghafal, mengamalkan ilmu dalalah dan berdo'a secara sungguh sungguh penuh dengan keyakinan. Itulah beberapa adab dalam mencari ilmu,mudah –mudahan tulisan ini bisa bermanfaat dan membantu kita dalam menuntut ilmu sehingga bisa mendapatkan ilmu yang manfaat dan barokah. Amiin

“Menjadi Pondok Pesantren Yang berkemampuan global dalam dakwah Islam sehingga mendorong Umat Islam dan umat manusia pada umumnya memiliki kehidupan Yang sejahtera berbasis agama, kejujuran, amanah, hemat dan kerja keras, rukun,kompak serta dapat bekerjasama dengan baik”.