Tampilkan postingan dengan label mengaji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mengaji. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Agustus 2015

LDII Ciptakan Generasi yang Profesional Religius

136091099239947300
Lembaga Dakwah Islam Indonesia disingkat LDII adalah salah satu ormas islam terbesar di Indonesia. Organisasi yang legal dan sah dimata hukum ini telah ada di 34 provinsi. Tak terkecual seluruh kabupaten/kota. Hingga kecamatan dan kelurahan.
LDII sebagai organisasi keislaman terus berupaya membantu pemerintah membangun masyarakat. Khususnya dari segi mental spiritual. LDII aktif membina kualitas keberagamaan masyarakat Indonesia. Baik kualitas agama pribadi maupun sosial.
Sebagai bukti LDII terus membina masyarakat ialah dengan banyaknya kegiatan positif yang dilakukan. Mulai dari kegiatan tingkat Pusat, DPW, DPD, PC hingga PAC.
Kegiatan pusat antara lain pembinaan anak muda di pondok pesantren. Sudah banyak ponpes yang dikelola swadaya oleh LDII. Salah satu yang terkenal ialah Ponpes Wali Barokah yang berlokasi di Kediri, Jawa Timur.
Disetiap propinsi, LDII pun memiliki minimal 1 atau 2 pondok pesantren mini. Pondok pesantren LDII lainnya diantaranya Pondok Pesantren Al Manshurin Metro Lampung; Pondok Pesantren Millenium Alfina; Pondok Pesantren "Nurul Hakim", Kaliawen Barat, Desa Ngino, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur; Pondok Pesantren Al Barokah Sidoarjo; Pondok Pesantren Gading Mangu Perak Jombang; Pondok Pesantren Budi Luhur Sragen; Pondok Pesantren Nurul Azizah Balongjeruk Kediri; Pondok Pesantren Mulya Abadi Mulungan Yogyakarta; Pondok Pesantren LDII Blawe; Pondok Pesantren An Nur Sragen Jawa Tengah; Pondok Pesantren Budi Utomo Surakarta;Pondok Pesantren Baitul Makmur Wonosalam; Pondok Pesantren Sabilurrosyidin Surabaya; Pondok Pesantren Sumber Barokah Karawang; Pondok Pesantren Bairuha Balikpapan Kalimantan Timur; Pondok pesantren "Aziziyah" Samarinda; Pondok Pesantren "Nurul Islam" Samarinda; Pondok Pesantren "Al Hidayah" Lok Tabat Selatan Banjarbaru dan masih banyak lagi.

Tak ketinggalan pelaksanaan perkemahan Camping Cinta Alam Indonesia (CAI). Yang setiap tahunnya berlangsung di Bumi Perkemahan Kosambiwojo, Jombang, Jawa Timur. Setiap tahun kegiatan CAI selalu dinanti-nantikan. Peserta camping itu sendiri bukan hanya dari seluruh Indonesia. Bahkan, pemuda dari mancanegara juga ada.
Untuk tingkat DPD kabupaten/kota ada pengurus PPG (penggerak pembina generus) yang selalu memantau kegiatan pengajian generus yang ada di PC maupun PAC. Ditingkat DPD pengajian dilaksanakan sebulah sekali. Untuk kegiatan tingkat PC minimal sebulan sekali diadakan pengajian. Untuk tingkat PAC paling tidak ada 2 kali pengajian.
Adapun materi yang diberikan baik di tingkat Pusat, DPW, DPD, PC, PAC adalah pengkajian Quran yang meliputi bacaan, makna dan keterangan. Ditambah pengkajian Al-hadis. Belum lagi pencak silat, camping Cinta Alam Indonesia (CAI), senam barokah, sepak bola, pramuka dll.
Adanya LDII giat membina umat adalah untuk menciptakan generasi yang Qurani. Diharapkan generasi muda LDII memiliki 3 hal. Pertama, memiliki kepahaman agama yang kuat. Kedua, memiliki akhlakul karimah. Ketiga, memiliki kemandirian. Tujuan akhirnya diharapkan generasi Indonesia menjadi generasi yang profesional dan religius. Profesional dalam bidangnya. Artinya memiliki kecakapan yang lebih dalam bidang yang digeluti. Ditambah lagi religius. Yakni bersifat keagamaan. Bisa membawa nilai-nilai kebaikan yang ada di dalam agama dalam kehidupan sehari-hari.
Diharapkan dengan giatnya LDII mengadakan pembinaan, maka generasi Indonesia akan menjadi generasi yang profesional dan religius. Nantinya bisa membawa angin perubahan kearah yang maju bagi bangsa ini.
Makassar, Jumat 15 Februari 2013
sumber : http://www.kompasiana.com/354313354/ldii-ciptakan-generasi-yang-profesional-religius_5520e23b813311157719f873

Pendiri LDII Lulusan Pesantren Jamsaren

Ponpes tertua Jamsaren Kampusnya Para Pejuang, Pendiri LDII Lulusan Pesantren Jamsaren

Ponpes tertua Jamsaren melahirkan Tokoh Pendiri LDII
Tokoh Pendiri LDII lulusan Ponpes Jamsaren
Solo – Dari sejumlah pesantren kuno di tanah air, jangan lewatkan untuk memberikan catatan khusus kepada Pondok Pesantren Jamsaren di Solo. Pondok ini tercatat sebagai pesantren tertua di Indonesia yang hingga kini masih ada. Sejumlah pejuang besar dari berbagai bidang telah dilahirkannya. Beberapa bangunan di dalam kompleks pesantren masih dipertahankan keasliannya.
Pesantren Jamsaren telah mencatatkan diri sebagai salah satu pesantren kuno yang matang digembleng oleh asam garam zaman. Berbagai peristiwa telah mengharu biru pesantren tersebut.
Ponpes Jamsaren dirikan pada sekitar tahun 1750 oleh Kiai Jamsari, asal Banyumas. Dia khusus diundang oleh raja Keraton Surakarta saat itu, Susuhunan Paku Buwono IV, untuk bermukim di Solo dan mengajar ilmu agama kepada para bangsawan keraton, pejabat kerajaan, maupun untuk kalangan umum.
Kiai Jamsari kemudian menetap di sebuah kampung kecil sekitar 3 km barat daya keraton. Di tempat itulah dia mendirikan kediaman pribadi dan sebuah masjid. Banyak yang mulai berdatangan untuk berguru kepada sang kiai, tak sedikit pula yang kemudian bermukim di rumah kiai. Kawasan itu kemudian terkenal dengan nama Kampung Jamsaren, yang artinya kampung tempat tinggal Kiai Jamsari. Sekarang berada di Jalan Veteran No 263, Serengan, Solo.
Setelah Kiai Jamsari wafat, estafet kepemimpinan pesantren dilanjutkan oleh Kiai Jamsari II, anak kandungnya. Masa pengasuhan Kiai Jamsari II bersamaan dengan pergolakan besar di tanah Jawa akibat pemberontakan Diponegoro, seorang pangeran dari Keraton Yogyakarta. Pemberontakan ini terus meluas di Jawa Tengah dan Jawa Timur sehingga pergolakan itu terkenal dengan sebutan Perang Jawa (1825-1830).
Meskipun tidak ada dukungan secara resmi dari pihak keraton, namun sejumlah kerabat sang pangeran dari Keraton Yogyakarta turut membantu perjuangan Diponegoro. Sedangkan Keraton Surakarta di bawah Susuhunan Paku Buwono VI secara resmi memberikan dukungan dana dan pasukan.
Sedangkan kekuatan paling menentukan pada perjuangan Diponegoro adalah dukungan massif para kiai di berbagai daerah. Mereka yang memberikan perlindungan dan bantuan bala pasukan di berbagai daerah medan pertempuran. Salah satu pendukung utama Diponegoro dari kalangan ulama adalah Kiai Jamsari II dari Solo, selain nama-nama ulama terkenal lain seperti Kiai Mojo (Solo), Kiai Yahudo (Magelang), Kiai Imam Rozi (Klaten) dan lain-lainnya.
Setelah perang Diponegoro berhasil dipadamkan, Belanda melakukan penangkapan dan pengasingan terhadap para tokoh pemberontakan. Diponegoro diasingkan ke Sulawesi Selatan, Paku Buwono VI diasingkan ke Ambon, Sentot Prawirodirjo diasingkan ke Sumatera Selatan, Kiai Mojo dan sejumlah kiai lainnya yang tertangkap diasingkan ke Tondano, Sulawesi Utara.
Banyak kiai yang diburu dan ditangkapi. Banyak pula pesantren yang dibumihanguskan karena tuduhan menyembunyikan ekstrimis, sebutan untuk para pendukung Diponegoro. Dalam kondisi itulah Kiai Jamsari II beserta keluarga dan seluruh santrinya memutuskan untuk meninggalkan pesantren, tanpa diketahui secara pasti dimana tempat mereka bermukim setelahnya. Bahkan hingga saat ini tidak diketahui pasti dimana makam Kiai Jamsari II.
“Pada masa itu banyak kiai yang memilih melakukan ‘uzlah, yaitu menyepi atau menjauh dari keramaian duniawi. Pertimbangan ‘uzlah itu bisa saja untuk fokus pada kaderisasi dan pembinaan umat. Bisa juga karena pertimbangan kemaslahatan yang lebih besar. Sepertinya yang dilakukan Kiai Jamsari II adalah karena pertimbangan yang terakhir,” ujar cendekiawan muslim, KH M Dian Nafi’.
Kompleks dan bangunan pesantren itu kemudian kosong dan terbengkalai hampir selama 50 tahun, hingga akhirnya seorang ulama dari Klaten yang mengurusnya. Ulama itu adalah Kiai Idris, salah seorang keturunan dari Kiai Imam Rozi yang merupakan sahabat akrab Kiai Jamsari II.
Sejak tahun 1878, Kiai Idris kembali membangun dan mengembangkan Pesantren Jamsaren. Di masa pengasuhan Kiai Idris pula, Jamsaren menjadi salah satu rujukan pesantren di tanah air. Ribuan santri dari berbagai penjuru Asia Tenggara datang berguru kepada kiai yang dikenal sangat ‘alim dan juga seorang mursyid Thariqah Sadziliyah tersebut.
Di antara nama-nama besar yang pernah nyantri Kiai Idris adalah Kiai Mansyur (pendiri Ponpes Al-Mansyur Klaten), Kiai Dimyati (pendiri Ponpes Termas, Pacitan), Syeich Ahmad al-Hadi (tokoh Islam kenamaan di Bali), Kiai Arwani Amin (Kudus), Kiai Abdul Hadi Zahid (pengasuh Ponpes Langitan, Tuban).
Sepeninggal Kiai Idris pada tahun 1923, nama besar Jamsaren masih menjadi rujukan bagi para orangtua untuk mengirim anaknya nyantri. Tokoh sentral yang terakhir memimpin pesantren ini adalah KH Ali Darokah yang wafat tahun 1997. Selanjutnya, Jamsaren dipimpin oleh sebuah dewan sesepuh di bawah payung Yayasan Jamsaren. Sedangkan pelaksana keputusan dilaksanakan oleh pengurus yang dipimpin seorang direktur.
Sedangkan tokoh-tokoh pejuang di berbagai bidang yang pernah menuntut ilmu di Jamsaren pada generasi setelah Kiai Idris diantaranya adalah Munawir Sadzali (mantan Menteri Agama), Amien Rais, KH Zarkasyi (pendiri Ponpes Gontor Ponorogo), KH Nur Hasan Al Ubaidah (pendiri dan pimpinan LDII) serta sejumlah nama lainnya.
Kalau berkesempatan untuk berkunjung ke pesantren kuno seluas 3.400 meter persegi tersebut, jangan lewatkan memasuki masjid kuno yang berada paling depan areal pesantren. Seluruh soko guru masjid dan kayu kerangka utama bangunan masih dipertahankan keasliannya seperti ketika dibangun oleh Kiai Jamsari dan dirawat dengan baik oleh pengelola pesantren
Dua bangunan lain yang masih dipertahankan keasliannya adalah rumah kediaman atau ndalem kiai yang saat ini dihuni oleh Nyai Siti Aminah Ali Darokah dan bangunan rumah di depannya yang kini dimanfaatkan sebagai gedung raudatul athfal (RA) atau taman kanak-kanak.
“Pada bangunan tersebut yang asli sejak didirikan adalah kayu-kayu penyangga utama bangunannya. Sedangkan dinding tembok adalah renovasi dari jaman ke jaman. Bangunan masjid juga telah ditinggikan. Sedangkan dinding dalam bangunan kediaman kiai juga masih kami pertahankan,” ujar Suntoro, Kepala Kesekretariatan Ponpes Jamsaren.(Muchus Budi R)
Sumber:  ramadan.detik.com

Senin, 10 Februari 2014

Apa akibat negatif terlalu sering Onani/Masturbasi?

Apa akibat negatif terlalu sering Onani/Masturbasi?

Oleh : dr.Abu Hana El-Firdan
Onani/masturbasi adalah kegiatan untuk memuaskan syahwat dengan cara mengeluarkan “secara paksa” air mani. Onani/masturbasi bisa dilakukan oleh pria maupun wanita. Secara syar’i Onani/masturbasi termasuk perbuatan yang diharamkan oleh syari’at dan merupakan perbuatan dosa. Dosa Besar.
Dalam bahasa Indonesia Masturbasi memiliki beberapa istilah yaitu onani atau rancap, yang maksudnya perangsangan organ sendiri dengan cara  menggesek-geseknya melalui tangan atau  benda lain hingga mengeluarkan sperma dan mencapai orgasme. Sedangkan bahasa gaulnya adalah coli atau main sabun yaitu kegiatan yang dilakukan seseorang dalam memenuhi kebutuhan seksualnya, dengan menggunakan tambahan alat bantu sabun atau benda-benda lain, sehingga dengannya dia bisa mengeluarkan mani(ejakulasi).

Ini 9 Dampak Negatif Minuman Keras. Kok Aneh Masih Bisa Dibilang Legal?

Ini 9 Dampak Negatif Minuman Keras. Kok Aneh Masih Bisa Dibilang Legal?


Sahabat Muda Voa Islam,
Kebijakan SBY yang membela industri minuman beralkohol jelas keputusan yang sesat dunia akherat karena tidak berupaya melindungi warganya dari kerusakan yang di akibatkan minuman keras.
Ini dia 9 dampak negatif miras, kalo sudah merusak apakah masih bisa disebut legal???

Rabu, 05 Februari 2014

Beberapa Amalan Penebus Dosa Manusia

oleh: KH. Kasmudi Assidiqi
sumber :http://beritanuansa.wordpress.com 
Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan hamba2Nya dengan sebaik-baik bentuk, kemudian mengembalikan mereka semua menjadi serendah-rendah mahluk, kecuali bagi mereka yang beriman dan beramal shalih serta saling menasehati tentang sabar dan kebenaran, sehingga orang yang benar bisa bersukur, orang yang bersalah bisa bertaubat dengan taubat nasuha, yang dengannya seseorang akan mendapat ampunan dan ridha dari Allah subhanahu wataala. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah keharibaan junjungan kita nabi besar Muhammad s.a.w, para keluarga dan keturunannya, para shahabatnya, dan semua pengikutnya sampai hari kiamat.
Pada kesempatan ini akan dibahas tentang “Beberapa pengamalan yang menjadi penebus dosa” yang meliputi  :
I. perbuatan maksiat terdiri dari dosa kecil dan dosa besar
II.penjelasan yang dimaksud dengan hak2 Allah dan hak2 hamba Allah
III.pengaruh taubat atas hak2 Allah dan hak hamba Allah.
I. perbuatan maksiat terdiri dari dosa kecil dan dosa besar.

Senin, 03 Februari 2014

Anak Berkebutuhan Khusus Pun Bisa Jadi Hafidz AlQuran

anak kebutuhan khusus hafid quran
anak kebutuhan khusus hafid quran
SubkhanAllah , melihat video ini membuat kita terharu dan menjadi termotivasi untuk semangat menghafalkan AlQuran. Generasi mudi dari Bekasi dengan segala keterbatasan fisik yang dimiliki namun tidak mematahkan semangat gadis kecil Roza tetap berjuang untuk menghafalkan Alquran dan bercita-cita menjadi mubalighot (penyampai agama) yang hafidz.

Rabu, 22 Januari 2014

DAJJAL DAN YA’JUJ WA-MA’JUJ


Kata Dajjal tak tertera dalam Al-Qur’an, tetapi dalam Hadits sahih diterangkan, bahwa sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir dari surat al-Kahfi melindungi orang dari fitnahnya Dajjal, jadi menurut Hadits ini, Al-Quran memberi isyarat siapakah Dajjal itu. Mengenai hal ini diterangkan dalam Kitab Hadits yang amat sahih sebagai berikut:

“Barang siapa hapal sepuluh ayat pertama Surat Al-Kahfi, ia akan selamat dari
(fitnahnya) Dajjal.”

“Barang siapa membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al-Kahfi, ia akan selamat dari (fitnahnya) Dajjal.”
Boleh jadi, dalam menyebut sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir, itu yang dituju ialah seluruh surat Al-Kahfi yang melukiskan ancaman Nasrani yang beraspek dua, yang satu bersifat keagamaan, dan yang lain bersifat keduniaan. Bacalah sepuluh ayat pertama dan sepuluh ayat terakhir surat Al-Kahfi, anda akan melihat seterang-terangnya bahwa yang dibicarakan dalam dua tempat itu adalah ummat Nasrani.

Selasa, 21 Januari 2014

Bersegeralah Beramal Sholeh Sebelum Datang Musibah


“Bersegeralah melakukan kebaikan sebelum datang fitnah (musibah) seperti potongan malam yang gelap. Yaitu seseorang pada waktu pagi dalam keadaan beriman dan di sore hari dalam keadaan kafir. Ada pula yang sore hari dalam keadaan beriman dan di pagi hari dalam keadaan kafir. Ia menjual agamanya karena sedikit dari keuntungan dunia.” Inilah satu hadits yang akan kita kaji di kesempatan  ini.

Mendapat Rezeki Karena Giat Membantu Para Pencari Ilmu

Mendapat Rezeki Karena Giat Membantu Para Pencari Ilmu

Adalah suatu keutamaan jika setiap muslim bisa membantu para santri atau para penuntut ilmu agama agar mereka mudah untuk konsentrasi dalam belajar sehingga terus bisa menjaga agama ini. Bahkan orang yang lancar mendapatkan rezeki bisa jadi karena banyak membantu untuk membiayai orang-orang yang berjuang di jalan Allah.
Keutamaannya tersebut disebutkan oleh Imam Nawawi ketika membahas masalah tawakkal dan yakin dalam kitab Riyadhus Sholihin. Beliau membawakan hadits berikut ini,
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ أَخَوَانِ عَلَى عَهْدِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَكَانَ أَحَدُهُمَا يَأْتِى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- وَالآخَرُ يَحْتَرِفُ فَشَكَا الْمُحْتَرِفُ أَخَاهُ إِلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ « لَعَلَّكَ تُرْزَقُ بِهِ ». قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ

Senin, 20 Januari 2014

Tujuh Amalan Penarik Rejeki

Tujuh Amalan Yang Bisa Mendatangkan Rezeki



Tujuh Amalan Yang Bisa Mendatangkan Rezeki-  Allah yang maha suci dan maha luhur meluaskan rezeki kepada setiap mahkluk beserta dengan kefadolan dan kerohmatan-Nya. Allah memberi rezeki kepada manusia tentu sudah ada takarannya masing-masing. Ketika manusia masih berada dalam kandungan seorang ibu, rezeki manusia sudah diperkirakan oleh Allah SWT. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam hadits Muslim , yang artinya:

"sesungguhnya salah satu kalian dikumpulkan peciptaannya dalam perut seorang ibu...., kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniup ruh, dan malaikat diperintah oleh Allah untuk menulis 4 kalimat : yaitu tentang rezeki, ajal dan amal, celaka dan beruntung.... *HR. Muslim

Perjalanan Menuju Akhirat


Hari akhirat, hari setelah kematian yang wajib diyakini kebenarannya oleh setiap orang yang beriman kepada Allah ta’ala dan kebenaran agama-Nya. Hari itulah hari pembalasan semua amal perbuatan manusia, hari perhitungan yang sempurna, hari ditampakkannya semua perbuatan yang tersembunyi sewaktu di dunia, hari yang pada waktu itu orang-orang yang melampaui batas akan berkata dengan penuh penyesalan.
يَا لَيْتَنِي قَدَّمْتُ لِحَيَاتِي
Duhai, alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini.” (Qs. Al Fajr: 24)

Sabtu, 11 Januari 2014

Ibu Terbaik Sepanjang Massa versi Alquran dan Alhadits

Kasih ibu sepanjang jalan, kasih anak sepanjang galah. Begitu pepatah bilang. Kasih ibu memang tak terbantahkan. Peran wanita sebagai istri, terbukti memberi efek luar biasa kepada suami. Nabi Muhammad SAW sangat mencintai Khadijah, karena mendukung total kenabian Nabi Muhammad, baik dengan jiwa dan harta benda.
Tokoh-tokoh nasional seperti Kihajar Dewantara, Dr Soetomo, dll memiliki para istri yang cakap mengurus keuangan keluarga, bahkan menjadi manajer usaha keluarga, agar idealisme para suaminya untuk perjuangan bisa terus berjalan. Berikut para ibu yang hebat versi Alquran dan Alhadits.

7 Ayah Terkeren dalam Al Quran


father-son-stormtrooper-www.wired.com
Umumnya dari kita mengetahui bahwa pada tanggal 22 Desember merupakan Hari Ibu. Banyak orang melakukan berbagai cara untuk menghormati jasa wanita yang melahirkan mereka. Tahukah Anda kapan Hari Ayah? Hari Ayah di Indonesia dirayakan pada 12 November setiap tahunnya.
Untuk memperingati jasa-jasa ayah, inilah deretan ayah terkeren dalam Islam. Semoga para warga LDII bisa mengambil pelajaran dari mereka.

Demi menuntut ilmu Harjono Mengayuh Sepeda Ontel dari Klaten - Kediri

Harjono ( kanan ) Asrama
Ibnu Majah 3 dengan
bersepeda othel
dari Klaten - Kediri 
 “Carilah ilmu meskipun harus ke negeri Cina” Menuntut ilmu agama merupakan bagian dari ibadah, dimana setiap muslim diperintahkan untuk mempelajarinya, masing-masing sesuai kemampuan yang Allah berikan padanya, sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam  “Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap muslim”.
KEDIRI - Seorang bapak mengayuh sepeda ontel kurang lebih sejauh 200 Km dari Klaten menuju Kediri demi menuntut ilmu mengikuti asrama Ibnu Majah jilid 3 di Pondok Wali Brokah,Kediri. 

Kamis, 09 Januari 2014

KEUTAMAAN MENGERJAKAN SHOLAT DHUHA , PEMBUKA PINTU REZEKI

                
Hadits Rasulullah Muhammad saw yang menceritakan tentang keutamaan shalat Dhuha, di                             antaranya:

a.     Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia
Dari Abu Dzar al-Ghifari ra, ia berkata bahwa Nabi Muahammad saw bersabda:“Di setiap sendiri seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala” (HR Muslim).

SIFAT YANG HARUS DIMILIKI SEORANG DAI'

Sifat-sifat seorang Da’i
a.      Iman dan taqwa kepada Allah
Syarat kepribadian seorang da’I yang terpenting adalah iman dan taqwa kepada Allah. Oleh karena ia di dalam membawa missi dakwahnya diharuskan terlebih dahulu dirinya sendiri dapat memerangi hawa nafsunya, sehingga diri pribadi ini lebih taat kpada Allah dan Rasulnya dibandingkan dengan sasaran dakwahnya. Kalau tidak laksana lampu yang menerangi (memberi penerangan) kepada seluruh manusia, padahal ia sendiri terbakar oleh api. Sifat ini diterangkan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 44:
* tbrâßDù's?r& }¨$¨Y9$# ÎhŽÉ9ø9$$Î/ tböq|¡Ys?ur öNä3|¡àÿRr& öNçFRr&ur tbqè=÷Gs? |=»tGÅ3ø9$# 4 xsùr&t Ÿbqè=É)÷ès? ÇÍÍÈ  
Artinya: “mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, Padahal kamu membaca Al kitab (Taurat)? Maka tidaklah kamu berpikir?:

Rabu, 08 Januari 2014

MENGATASI DEPRESI CARA ISLAM

Manusia semakin maju dari sisi pemakaian teknologi-teknologi baru dan bersamaan dengan itu, kehidupan ala mesin yang dijalani oleh mereka menjadi kian kompleks. Kehidupan seperti ini senantiasa dibayangi dengan depresi dan tekanan mental, yang tampak dalam berbagai jenis penyakit fisik dan mental. Terapi medis terhadap penyakit-penyakit itu merupakan sebuah solusi temporal dan gejala-gejalanya muncul kembali ketika proses pengobatan dihentikan.

Inilah Tujuh Kode Etik Dawah

Para sntri sedang mendengarkan dakwah

Pada 1996, Ittihadul Muballighin, organisasi para mubaligh yang dipimpin KH Syukron Ma’mun menyelenggarakan musyawarah nasional (munas). Salah satu keputusan penting yang diambil dalam munas itu adalah merumuskan kode etik dakwah untuk para dai.

Jumat, 03 Januari 2014

Anak adalah tambang emas bagi orang tua

     Anak adalah tambang emas bagi orang tua
Semua orang tua yang berakal sehat pasti berharap anak-anaknya kelak menjadi anak yang sholih dan sholihah serta sukses dalam segala hal baik urusan dunia maupun akhirat. Sebab salah satu kebahagiaan manusia adalah manakala mempunyai anak yang sholih dan sholihah. Sebagaimana sabda Nabi SAW :

  
أَرْبَعٌ مِنْ سَعَادَةِ الْمَرْءِ أَنْ تَكُوْنَ زَوْجَتُهُ صَالِحَةً وَأَوْلاَدُهُ أَبْرَاراً وَخُلَطَاؤُهُ صَالِحِيْنَ وَأَنْ يَكُوْنَ رِزْقُهُ فِى بَلَدِهِ (رواه ابن عساكر)

Artinya: Ada empat hal yang merupakan kebahagiaan seseorang, yaitu: Bila mempunyai istri yang sholihah, anak-anaknya baik-baik, teman bergaulnya orang-orang yang sholih dan rizqinya ada di negaranya sendiri

Bahwa ungkapan “Anak adalah tambang emas bagi orang tua”, tidaklah berlebihan. Sebab anak yang sholih akan mengangkat derajat orang tua baik di dunia maupun di akhirat. Sudah menjadi suatu tradisi yang sangat melekat di masyarakat, bahwa apapun yang dilakukan oleh seorang anak maka selalu ditanyakan, siapakah orang tuanya? Orang tua pasti merasa bangga, manakala anaknya disebut prestasi baiknya dengan menyabutkan orang tuanya. Hal ini pernah dikisahkan dalam Al hadits:

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللهِ r قَالَ إِنَّ مِنَ الشَّجَرِ شَجَرَةً لاَ يَسْقُطُ وَرَقُهَا وَهِىَ مَثَلُ الْمُسْلِمِ حَدِّثُونِى مَا هِىَ فَوَقَعَ النَّاسُ فِى شَجَرِ الْبَادِيَةِ وَوَقَعَ فِى نَفْسِى أَنَّهَا النَّخْلَةُ قَالَ عَبْدُ اللهِ فَاسْتَحْيَيْتُ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللهِ أَخْبِرْنَا بِهَا فَقَالَ رَسُولُ اللهِ r هِىَ النَّخْلَةُ قَالَ عَبْدُ اللهِ فَحَدَّثْتُ أَبِى بِمَا وَقَعَ فِى نَفْسِى فَقَالَ لأَنْ تَكُونَ قُلْتَهَا أَحَبُّ إِلَىَّ مِنْ أَنْ يَكُونَ لِى كَذَا وَكَذَا.
(رواه  البخارى فى كتاب العلم)

Artinya: Dari Abdillah bin Umar, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya dari pepohonan ada suatu pohon yang tidak gugur daunnya, dan pohon itu adalah sebagai perumpamaan orang Islam. Ceritakanlah kepadaku, pohon apakah itu? Maka manusia berpikir pada pepohonan hutan, dan aku berpikir dalam hatiku, sesungguhnya pohon itu adalah korma. Abdullah berkata: maka aku malu (untuk mengatakan). Mereka berkata: Wahai Rasulullah, ceritakanlah pada kami tentang pohon itu. Maka Rasulullah SAW bersabda bahwa pohon itu adalah korma. Abdullah berkata: Maka aku ceritakan (hal itu) kepada bapakku tentang apa yang ada dalam hatiku, maka bapak berkata: Niscaya jika engkau katakan pohon itu, maka lebih menyenangkan padaku dari pada aku punya ini dan ini (harta yang berharga)

Jumat, 27 Desember 2013

SEKILAS INFO SANTRI BARU 2014

Disampaikan kepada calon santriwan-santriwati, orang tua santri, dan masyarakat luas, bahwa Pondok Pesantren Gadingmangu, akan segera kembali menerima santri baru, untuk Tahun Pelajaran 2014 / 2015.
Pendaftaran dibuka mulai hari Sabtu, 1 Maret 2014 dan ditutup bila quota telah terpenuhi, dengan syarat :

“Menjadi Pondok Pesantren Yang berkemampuan global dalam dakwah Islam sehingga mendorong Umat Islam dan umat manusia pada umumnya memiliki kehidupan Yang sejahtera berbasis agama, kejujuran, amanah, hemat dan kerja keras, rukun,kompak serta dapat bekerjasama dengan baik”.